Mahatma
didirikan pada tanggal 28 Oktober 1995 di Jakarta, oleh bapak K.H. DR.
Achmad Riva’i. Dipilihnya tanggal tersebut, sengaja bertepatan dengan
hari Sumpah Pemuda agar semangat Sumpah Pemuda yang berisi Semangat
persatuan, Kesetiaan dan Saling Menghormati dapat mewarnai Mahatma.
Mahatma
ini bukanlah nama Sansekerta maupun India, namun merupakan singkatan
dari kata Maju Sehat Bersama. Mahatma didirikan dengan niat suci, untuk
mengajak orang menjadi sehat, dengan cara yang cepat, murah, mudah dan
aman.
Berbagai
penyakit fisik yang sudah terbukti dapat diobati dalam waktu yang cepat
melalui latihan Mahatma, antara lain penyakit asthma, alegi, maag,
darah tinggi, darah rendah, jantung, kencing manis (diabetes mellitus),
kencing batu, ginjal, lever, ambeien, sinusitis, migrain, vertigo, lemah
syahwat, sering masuk angin, pegal-linu, cepat lelah, mabuk perjalanan,
dan berbagai penyakit fisik lainnya. Bahkan dengan mengikuti latihan
pernafasan Mahatma kita akan terbebas dari kebiasaan dan ketergantungan
menggunakan obat-obatan.
Disamping
itu dengan mengikuti latihan Mahatma, emosi menjadi lebih terkendali,
sehingga orang yang pemarah maupun yang mudah tersinggung akan menjadi
lebih sabar dan menjadi orang yang mampu mengendalikan diri. Demikian
juga penyakit stress akan hilang dan berubah menjadi rasa tenang, damai
dan bahagia. Latihan Mahatma juga membebaskan kita dari penyakit non
fisik, seperti guna-guna, magic, santet, teluh, pellet, dan sejenisnya.
Sedangkan
bagi yang sudah sehat, dengan mengikuti latihan Mahatma akan menjadikan
badan semakin kuat, sehingga dapat bekerja lebih giat, lebih
bersemangat dan lebih produktif.
Untuk mencapai kemajuan kesehatan yang luar biasa ini, Mahatma melatih 3 kekuatan yang sangat luar biasa, yaitu :
1. Jurus
2. Nafas
3. Zikir (Ingat Tuhan, sesuai kepercayaan masing-masing)
Kekuatan
yang pertama berupa Jurus. Terdiri dari 10 jurus dasar yang mempunya
manfaat luar biasa terhadap kesehatan. Jurus-jurus tersebut berfungsi:
1. Menormalkan metabolisme tubuh.
2. Melancarkan peredaran darah.
3. Mengaktifkan antibodi tubuh.
4. Memperkuat organ-organ tubuh.
5. Membunuh bibit-bibit penyakit.
Kekuatan
kedua berupa Nafas. Nafas ini dilakukan dengan cara melakukan nafas
segitiga, yaitu nafas tarik, nafas tekan dan nafas buang, yang
seluruhnya dipusatkan dibawah pusar (2 centimeter atau 2 jari dibawah
pusar). Bila arah nafas ini benar, akan mengaktifkan energi listrik
tubuh (bio energi) yang dapat mengobati berbagai macam penyakit.
Kekuatan
ketiga yang paling dahsyat, yaitu Zikir (ingat Tuhan sesuai
kepercayaannya masing-masing). Dengan Zikir, hati menjadi tenang,
sehingga muncul kasih sayang, rasa syukur, kedamaian, kebahagiaan,
kegembiraan dan semangat yang luar biasa.
Menurut
kedokteran 70% penyakit manusia disebabkan karena hati yang gundah
(stress). Hati yang stress ini membuat daya tahan tubuh menjadi lemah
sehingga mudah diserang oleh bibit-bibit penyakit. Dengan zikir, hati
akan menjadi tenang, sehingga badan menjadi sehat.






0 komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.